Saturday, July 8, 2017

Bepe Menjadi Korban di Pertandingan Sengit Liga 1

Jakarta, Bolakini.net – Laga pertandingan Persija Jakarta melawan Persipura Jayapura Liga 1 berlangsung sengit. Bahkan begitu sengitnya, striker dari Persija, Bambang Pamungkas jadi korban 8 Juli 2017.

Persaingan tersebut membuahkan hasil, mata kiri Bambang hingga membengkak karena berduel dengan pemain belakang, Yustinus Pae dari skuat Persipura. Taruhan Online - Striker yang biasa dipanggil Bepe itu kini mengatakan bahwa pertandingan menjadi lebih panas dan keras karena kedua tim sama-sama bermain agresif.

Hal lain yang membuat pertandingan semakin memanas ialah, wasit memberikan hukuman kartu merah untuk satu pemain dari Persija maupun Persipura. Agen Taruhan - Laga ini berlangsung di Stadion Partiot, Bekasi, Sabtu itu. Kedua pemain yang mendapatkan kartu merah adalah Addison Alves dari kubu Jayaputa serta Luis Carlos Junior dari kubu Persija.

Pria bernama lengkap Addison Alves de Oliveira adalah pesepak bola Spanyol, namun berasal dari Brazil dan berposisi sebagai striker. Agen Bola - Sedangkan Luiz Carlos Junior berkelahiran di Niteroi 23 April, mereka berdua adalah permain berkebangsaan Brazil.

Setelah pertarungan selesai Bepe mengucapkan, saya pikir kedua tim adalah tim besar yang selalu ingin menang dalam setiap pertandingan. Jadi saya pikir Persipura datang ke sini tidak untuk mencuri satu poin atau kalah, tapi pasti ingin menang. Bandar Judi - Jadi saya pikir pertandingan menjadi keras karena kedua tim memang bermain ofensif untuk meraih kemenangan, menambahkan.

Bepe Merasa Tidak Cocok Dengan Kepemimpinan Wasit

Striker kawakan The Jack Mania ini mengaku bisa memaklumi alur laga yang berlangsung keras. Akan tetapi, Bepe juga menyatakan dirinya kurang puas dengan kepemimpinan wasit.

Ada keputusan-keputusan dari wasit yang memang layak diperdebatkan, tapi saya dalam posisi untuk tidak mengomentari. Bandar Online - Saya pikir ada lembaga yang lebih berhak untuk menilai itu dan memberikan keputusan apakah yang dilakukan wasit di lapangan itu betul atau tidak, ujar Bepe.

Saya pikir kita semua juga melihat bahwa ada suatu yang patut dipertanyakan. Tapi sekali lagi wasit adalah manusia yang bisa salah dan komisi wasit yang berhak menilai itu, mengakhiri.

No comments:

Post a Comment