Sunday, September 3, 2017

Evan Dimas Menjadi Sosok Paling Berpengaruh di Tim Garuda Muda

Jakarta, Bolakini.net – Disepanjang kompetisi SEA Games 2017 ini. Sosok Evan Dimas menjadi seorang pemain penting di tim asuhan Luis Milla. Evan yang bermain sebagai pemain gelandang, sosoknya begitu berpengaruh untuk pembagi bola, pengatur tempo, sekaligus seorang pencetak gol.

Ketika Timnas Indonesia melakoni laga uji coba di Sabtu 2 September lalu, Luis Milla mengistirahatkan Evan. Agen Bola Terpercaya - Dia sama sekali tidak memasukan daftar nama pemain Timnas Indonesia U22 dalam percobaan uji coba Internasional kali ini. Tidak seperti yang terdahulu yaitu tiga uji coba sebelumnya saat melawan Myanmar, Kamboja serta Poerto Rico.

Yang menjadi alasan utama sang pelatih berkebangsaan Spanyol itu adalah dirinya ingin mengistirahatkan para pemain tim Garuda Muda setelah mengarungi tujuh pertandingan berat bahkan tekanan dalam kompetisi SEA Games 2017.

Evan Dimas dan kawan-kawan sudah telalu banyak bermain dan sudah cukup lelah. Mereka bisa saja mati jika dipaksa untuk bermain, begitu ungkapan kata Milla saat tiba di Bandara Soekarno Hatta tepatnya pada Rabu 30 Agustus 2017.

Sebenarnya Tim Merah Putih saat bertarung melawan Fiji. Bandar Online - Permainan tersebut didominasi oleh anggota-anggota yang sudah banyak pengalaman. Kurang lebih sebanyak 12 orang di antaranya merupakan veteran Piala AFF2016 tahun lalu. Yang menjadi pertanyaan adalah siapakah yang akan berperan untuk jadi gelandang.

Evan Masuk Kedalam 6 Gelandang Terunik

Evan Dimas sebenarnya tipikal gelandang ke 6 yang terunik. Pesepak bola kelahiran 13 Maret 1995 ini tidak hanya kuat bertahan namun juga bagus dalam melakukan penyerangan. Jika dilihat bagaimana asal Bhayangkara FC itu membobol gawang Myanmar dikesempatan perebutan perunggu SEA Games gerakannya cukup mengejutkan lawan.

Gaya bermain Evan mengingatkan kita pada sosok Firman Utina. Taruhan Online - Mereka merupakan gelandang-gelandang berkharakter yang jadi pelanggan utama untuk menghuni posisi playmaker di tim Indonesia. Apabila di pentas sepak bola Internasional Evan bermain diposisi deep-lying playmaker, layaknya Andrea Pirlo.

Dalam kesempata Piala AFF2016 lalu Evan telah kalah bersaing dengan Stefano Lilipaly atau Bayu Pradana. Saat itu Tim Garuda melakukan transisi bertahan ke menyerang. Pria berdarah Belanda itu jadi sosok yang banyak memegang bola. Dirinya jdi seorang pemasok bola ke dua sayap, yang dipercaya sebagai andalan Alfred saat Timnas Indonesia berhasil menggeser skema serangan balik cepat dengan umpan-umpan lambung.

No comments:

Post a Comment