Monday, June 13, 2016

Albania vs Swiss : Xhaka Bersaudara





Dalam kejuaraan turnamen piala Eropa 2016 terdapat sesuatu yang unik yang sekarang menjadi bahan perbimcangan orang-orang. Hal itu disebabkan terjadi sesuatu kejadian yang sangat jarang terjadi dalam dunia bola international, yaitu pertemuan antara Xhaka bersaudara. Kejadian itu terjadi di dalam saat pertemuan antara Albania menghadapi Agen Taruhan Swiss di laga penyisihan Grup A yang berlangsung di Stadion Bollaert Deleis. Didalam kubu Albania memiliki Taulant Xhaka dan sisi yang lainya memiliki Granit Xhaka sebagai seoranga adik kandung dan menjadi gelandang tengah Swiss.

Namun hal ini ternyata tidak hanya terjadi pada laga piala Eropa 2016 itu, Granit Xhaka mengatakan juga bahwa mereka pernah bertemu pada level klub Taruhan Online ketika pada saat bersama-sama bermain di laga Swiss. Dengan Grani yang membela klub Basel dan harus berhadapan dengan Taulant yang membela klub Grasshoper Zurich.

"Pada saat itu kami memang merasa sangat aneh, tetapi kami juga menantikan pertandingan itu. Kami juga cukup profesional untuk tidak memasukan masalah-masalah Bandar Judi keluarga kami dalam pertandingan itu, karena memang seharusnya seperti itu, " Ujar Granit, dalam mengenang laga kejuaraan Eropa 2016 tersebut.

Dan soal pertandingan antara Albania menghadapi Swiss itu gelandang baru klub Arsenal itu juga mengatakan bahwa mereka juga sudah membicarakannya. Dan bahkan juga laga ini sudah menjadi pembicaraan di dalam keluarga mereka. Untuk siapa pun Judi Online yang kalah ataupun menjadi yang menang, mereka semua sebagai keluarga Xhaka yang akan tetap menjadi pemenang dari pertandingan itu.

"Pertandingan besar ini adalah merupakan sebuah pertandingan bagi kami dan juga keluarga kami. Kami juga sudah membicarakan tentang soal itu di rumah. Bermain dengan melawan satu sama lain itu adalah hal yang terakhir yang kami harapkan. Namun kami juga berharap semoga tim terbaik yang akan bisa menang dan melanjutkan Agen Taruhan laga piala Eropa 2016 ini, " Ucap Granit Xhaka.

Untuk karier dunia sepak bola memang Granit yang lebih menonjol daripada sang kakak kandungnya itu. Granit pun tidak pernah absen dalam membela tim nasional Swiss di semua level, sedangkan Taulant hanya bermain hingga tahap level junior di tim Palang Putih - julukan Swiss. Pada tahun 2014, bahwa Taulant mendapat tawaran dari perintah Albania untuk membela tim yang sudah menjadi tanah leluhurnya. Dan Tanpa banyak berfikir, dia langsung menerima tawaran itu dengan senang hati.
Return to Index

No comments:

Post a Comment